Abstract


THE EFFECTS OF FREE CASH FLOW, LIFE CYCLE, AND LEVERAGE ON DIVIDEND POLICY OF TECHNOLOGY, MEDIA, AND TELECOMMUNICATION COMPANIES LISTED INTHE INDONESIA STOCK EXCHANGE (A STUDY OFCOMPANIES WITH AND WITHOUT GOVERNMENT OWNERSHIP AS OF 2006-2015)

 

Ine Dwiyanti

School of Economics and Business, Telkom University, Indonesia

dwiyanti.ine@gmail.com

Dadan Rahadian

School of Economics and Business, Telkom University, Indonesia

 

Abstract

This research is aimed to understand the effect of Free Cash Flow, Life Cycle, and  Leverage toward Dividend Policy . The data used in this research is financial statement of public companies in technology, media and telecommunication industry that are listed on Indonesia stock Exchange (IDX) during the period 2006 – 2015. According to IDX Fact Book 2015, there are twenty five technology, media, and telecommunication companies that are listed in IDX ,  sixteen of those pay dividend during the period 2006-2015. Moreover, this research uses panel data analysis method to divide the companies into two groups( companies with government ownership and companies without government ownership).

The results of this research, both groups (indicate that Free Cash Flow, Life Cycle, dan Leverage simultaneously have significant effect on Dividend Policy. Partial effect result for companies with government ownership is Free Cash Flow and Life Cycle have positive significant effect on Dividend Policy while Leverage has negative significant effect on Dividend Policy. Partial effect result for Companies without government ownership is Free Cash Flow and Leverage has negative significant effect on Dividend Policy while Life Cycle has positive significant effect on Dividend.

Keywords : Dividend Policy, Free Cash Flow, Life Cycle, Leverage

Advertisements

Sedih


Ada segurat kesedihan di wajahmu

Tidak, salah, bukan segurat kesedihan

Ntah berapa kesedihan, yang jelas begitu dalam dan pedih

Walau engkau berusaha untuk tersenyum

Aku dapat mengenal kesedihan itu

Bahkan bukan hanya aku

Cermin bisu pun dapat menagkap jelas kesedihan itu

Ingin kuhapus kepedihan itu

ESSAY LPDP (BAGIAN II)


Melanjutkan posting sebelumnya berikut essay kedua untuk LPDP: ESSAY PERANKU BAGI INDONESIA

IBU BEKERJA, BUMN, DAN INDONESIA

Lima tahun sudah dan masih berlanjut sampai saat ini, sayabergabung menjadi bagian di salah satu BUMN terkemuka di Indonesia, banyak dinamika dan pengalaman yang saya dapatkan. Sebelum bergabung dengan BUMN ini saya bekerja di Kantor Akuntan Publik tiga besar di dunia, ada beberapa perbedaan yang saya alami. Kultur, ritme bekerja, pola komunikasi banyak sekali perbedaannya satu sama lain. Terlepas plus minus masing-masingnya, bekerja di BUMN terdapat nilai lebih untuk bangsa ini.

Perusahaan kami adalah salah satu dari sepuluh penyumbang dividen terbesar untuk negara. Perusahaan kami sangat concern terhadap dividen, tak heran dividend pay out ratio perusahaan kami relatif tinggi , pada tahun 2013 dividend payout ratio perusahaan kami mencapai 70%. Meningkatnya dividen BUMN kepada negara (sebagai pemegang saham) berarti meningkatkan penerimaan negara.

Saya sebagai bagian dari perusahaan ini berusaha memberikan kontribusi terbaik untuk perusahaan dan negara.Pada awal penempatan di BUMN ini saya bergabung dengan unit Internal Audit, di unit ini saya berperan dalam proses Good Corporate Governance, dan compliance, selanjutnya saya ditempatkan di unit Strategic Investment. Di unit ini saya bergabung sejak tahun 2012 sampai dengan sekarang. Pada unit ini saya berperan terhadap pengembangan perusahaan dan pengelolaan portfolio perusahaan. Secara khusus saya terlibat dalam beberapa aksi korporasi perusahaan, aksi korporasi perusahaan ini bertujuan untuk meningkatkan value perusahaan, dan pada akhirnya memberikan peningkatan kontribusi bagi negara berupa penerimaan negara. Perusahaan kami bergerak di bidang telekomunikasi,informasi, media dan edutainment, dengan teknologi dan informasi membuat negara kita semakin maju, terhubung dengan dunia, dan akses pendidikan menjadi semakin mudah, sehingga mendukung upaya pemerintah dalam upaya mencerdaskan bangsa.

Dimasa yang akan datang saya juga berencana untuk mengajar/ menjadi dosen. Menjadi pengajar akan memberikan nilai tambah untuk diri dan sesama. Melalui mengajar ilmu tidak akan pernah terputus dan semakin berkembang. Langkah yang dapat mendukung utnuk mewujudkan rencana ini diantaranya dengan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pasca sarjana.

Selain yang telah dipaparkan diatas, peran saya yang tidak kalah penting adalah saya sebagai seorang ibu. Ibu adalah sekolah pertama untuk putra-putrinya. Pendidikan yang baik untuk anak akan menjadi sumbangsih positif untuk bangsa. Bekerja bukanlah alasan bagi seorang ibu untuk tidak memperhatikan pendidikan anak. Walaupun pengasuhan anak, pendidikan diluar rumah dapat didelegasikan, akan tetapi tanggung jawab utama terletak pada ayah dan ibu anak. Cita-cita dan harapan seorang ibu mungkin terdengar sederhana yaitu menginginkan anak-anaknya shalih-shalihah bahagia dunia akhirat, akan tetapi hal ini penting agar generasi penerus adalah generasi yang berkualitas.

Pendidikan untuk anak saya yang masih berusia 17 bulan, di keluarga kami membiasakan untuk bercerita dan membaca buku. Penekannnya adalah bukan pada anak bisa membaca, akan tetapi nilai moral yang terkandung pada cerita tersebut. Selain membaca buku dan dongeng, kami juga membiasakan untuk membaca dan mendengarkan Al- Quran. Agama adalah tuntunan hidup, baik buruknya seseorang tidak dapat terlepas dari ketaatannya pada agama, karena agama tidak hanya tentang sholat, puasa,(bagi yang muslim), tetapi agama juga menuntun kita dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Melalui pendidikan terhadap anak saya, saya berharap Indonesia di masa yang akan datang memiliki generasi penerus yang tangguh dan bermoral. Indonesia menjadi negara yang makmur dan rakyatnya berbahagia

ESSAY LPDP (BAGIAN I)


April kemarin saya mengikuti tes administrasi beasiswa LPDP, salah satu persyaratannya adalah membuat tiga essay yaitu

  1. ESSAY SUKSES TERBESAR DALAM HIDUP
  2. ESSAY PERAN BAGI INDONESIA
  3. ESSAY RENCANA STUD

Alhamdulillah Mei kemarin mendapat kesempatan untuk tes wawancara, dan besok pengumumannya. Nothing to loose, ya agak ragu juga karena saya memilih studi dalam negri, dan tempat saya bekerja agak sulit memberikan cuti belajar untuk pendidikan dalam negri. Ya berdoa mendapat yang terbaik.

Untuk referensi teman-teman yang akan mengikuti tes LPDP berikut karya tulis saya. Hal uang ingin saya ingatkan adalah di web banyak yang sharing tulisan dan contoh essay, jadikanlah itu sebagai inspirasi saja, karena menulis dengan kejujuran dan ketulusan akan menghasilkan karya original yang lebih memuaskan hati.

DOA IBU, RIDHA ILLAHI

Beberapa tahun lalu saat acara temu orang tua murid, ibu menyaksikan seorang ketua OSIS di sekolah saya menyampaikan pidatonya. Ibu menyampaikan kesannya pada saya, “Hebat ya seorang perempuan pidato di depan banyak orang dengan lancar dan lugas.” Perkataan ibu itu seolah menginginkan melihat anaknya pun seperti itu.

Hari, tahun berganti meskipun saya beberapa kali melakukan presentasi dihadapan umum dan orang banyak, diantaranya saat Lomba Karya Tulis Tingkat Nasional, saat menjadi pembicara di organisasi, atau saat mengajar di kelas praktikum, belum pernah ibu saya menyaksikan anaknya berbicara di depan umum.Ingin rasanya saat saya berbicara di depan umum ibu saya hadir dan menyaksikan saya.

Sampai tiba pada satu hari di bulan Mei tahun 2007 saat wisuda Sarjana, saya mendapatkan kesempatan pidato singkat. Tanpa persiapan yang memadai (karena saat itu saya sudah bekerja di Kantor Akuntan Publik di Jakarta), saya menyampaikan pidato dihadapan wisudawan/wati dan orangtua wisudawan/wati di Fakultas Ekonomi. Saat itu saya menyampaikan pidato sebagai perwakilan wisudawan/wati karena saya mendapatkan predikat Lulusan Terbaik Wisuda Gelombang III tahun 2007 Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran. Pada kesempatan tersebut terlihat ibu sangat bahagia menyaksikan anaknya berpidato dengan lancar walaupun waktu yang disediakan cukup singkat.

Saat itu menjadi lulusan terbaik merupakan hal yang tidak saya duga, mengingat saat ujian kelulusan Sarjana persiapan saya hanya singkat. Skripsi yang saya kerjakan sambil bekerja membuat saya agak keteteran, Skripsi saya saat itu berjudul “Pengaruh Penerapan Akuntansi Dana dan Aksesibilitas Laporan Keuangan terhadap AkuntabilitasKeuangan Lembaga Amil Zakat”, dengan topik yang kurang umum sempat membuat saya kesulitan memperoleh data. Alhamdulillah semuanya dipermudah sehingga skripsi dapat terselesaikan dan sidang saya jalani dengan lancar dan mendapatkan hasil yang cukup memuaskan bagi saya.

Semasa di kuliah, saya merasa beruntung dan beberapa kesempatan dan prestasi berhasil diraih. Saat kuliah saya bergabung di organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa, dan Kelompok Kajian Ekonomi Islam. Melalui organisasi saya menjadi perwakilan untuk lomba Karya Tulis Ekonomi Islam, dan juga Lomba Olimpiade Ekonomi Islam Tingkat Nasional. Walaupun sibuk di organisasi, belajar dan amanah kuliah dari orangtua tidak boleh dilupakan.Semasa kuliah presatsi saya lainnya adalah Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas Ekonomi, Penerima Beasiswa SMBC GLOBAL FOUNDATION.Kembali ke masa sekolah sebelum kuliah beberapa prestasi yang saya ingat adalah juara umum se SMU saat kelas dua SMU, lulusan terbaik saat ujian Nasional SMP.

Semasa bekerja prestasi yang pernah saya raih adalah saat promosi di kantor akuntan public dari posisi asisten ke senior auditor saya mendapatkan rating highly effective employee. Prestasi saat bekerja di BUMN saya menjadi salah satu kandidat best staf, berhasil lulus pada sertifikasi internasional Certified Management Accounting.

Prestasi diperlukan untuk dinamika dan cerita hidup. Hal yang saya pahami bahwa bukan seberapa besar prestasi yang didapatkan, karena tak pantas kita berbangga diri dan jumawa, akan tetapi kebahagiaan orang disekeliling kita yang membuat kita bahagia. Berusaha maksimal tapi tetap santai dan menikmati setiap proses yang ada. Jika kita terlalu memikirkan output dan prestasi maka akan menjadi beban pikiran dan kita tidak menikmatinya. Merasa beruntung kelurga dan teman-teman dekat dapat saling mendukung.Berdoa dan berusaha dioptimalkan, restu orangtua, dan hasilnya diserahkan kepada sang Maha Pencipta. Semoga semuanya diridhal Allah SWT dan memberi kebaikan untuk sesama

Pembelian Saham Tiphone dan Penguatan Ekosistem DNA


ABSTRAKSI

 Ekosistem Device, Network, Application (DNA) di Indonesia saat ini sedang dalam tahap pengembangan dan masih membutuhkan investasi besar agar dapat terealisasi secara ideal. Sedangkan di negara maju, ekosistem DNA sudah terbentuk karena mereka telah menginvestasikannya sejak lama. Telkom Group mengklaim optimis mampu mewujudkan ekosistem DNA yang seimbang untuk mewujudkan tatanan teknologi komunikasi terdepan dan berkualitas bagi Indonesia.

Alasan utama Telkom melakukan transformasi besar dalam beberapa tahun terakhir ini, bahwa bisnis telekomunikasi secara tradisional tidak bertahan lama. Operator Telekomunikasi atau Telco saat ini sedang berada di persimpangan, apakah akan berperan hanya sebagai ‘bit pipe/ dump pipe’ atau berevolusi menjadi Telco 2.O, yaitu operator yang “Do More” dan “Do Different”.

Untuk mengembangkan bisnis di ekosistem DNA ini Telkom dapat melakukan dengan membangun sendiri atau diperkuat dengan membeli perusahaan yang telah ada. Keputusan membangun atau membeli sebuah perusahaan seperti kita mempertimbangkan membangun atau membeli rumah. Hal utama yang perlu dipertimbangkan adalah analis cost dan benefit

Buy and build strategy dalam investopedia ,”A buy and build strategy is typically deployed by private equity to generate value and increase their returns. It entails buying a platform company with established management and systems, and leveraging off this company to acquire subsequent tuck-in acquisitions.”

PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi produk seluler di Indonesia. Untuk distribusi voucher (pulsa isi ulang) dan Kartu Perdana, Perseroan memiliki PT Telesindo Shop (TS) dan PT Excel Utama Indonesia (EUI). PT TS memperdagangkan produk dari operator PT Telkomsel dan PT Telkom (Telkom Flexi), sedangkan PT EUI untuk operator PT XL Axiata Tbk. Dalam bidang servis perangkat telepon seluler, Perseroan memiliki PT Setia Utama Services (SUS), yang mengerjakan layanan purna jual perangkat telepon seluler, tak hanya merek Tiphone tetapi juga merek-merek lainnya. Perseroan juga mengembangkan konten-konten menarik yang akan dikembangkan oleh salah satu Anak Perusahaan, yaitu PT Setia Utama Media Aplikasi (SUMA) baik itu melalui pengembangan secara internal maupun melalui kerjasama dengan pengembang konten yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Pada tanggal 18 September 2014, PT PINS (PINS) anak perusahaan Telkom melakukan pembeliah saham Tiphone dan mendapatkan 25% persen kepemilikan di Tiphone. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengharapkan dikuasainya sebagian saham PT TiPhone Mobile Indonesia (TELE) melalui anak usahanya, PT Premises Integration Service (Pins Indonesia), akan memperkuat ekosistem Device, Network, and Application (DNA) yang tengah dibangun. Sampai saat ini performansi saham Tiphone relative baik dan meunjukkan peningkatan value.

EKSPANSI INTERNASIONAL BUMN INDONESIA (Studi Kasus PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan PT Semen Indonesia,Tbk)


Penulis: Ine Dwiyanti

Publikasi: Kampiun Telkom, 2014

 

BAB I

LATAR BELAKANG

Suatu perusahaan pada dasarnya berkeinginan untuk menjadi pemimpin atau leader dalam suatu industri yang berkaitan dengan produk yang dihasilkannya. Untuk mencapai keinginan tersebut, dalam Abad 21 ini perusahaan harus berpikir secara global, bukan lagi berkeinginan untuk mengembangkan usaha dalam lingkup domestik dan berpikir untuk menjadi pemimpin pasar (market leadership). Teknologi dan globalisasi bisnis telah menciptakan lingkungan persaingan baru abad ini. Globalisasi dalam bidang ekonomi mempercepat langkah negara-negara yang sebelumnya tertutup bagi perusahaan-perusahaan asing untuk membuka pasar mereka. Saat ini, internet memungkinkan komunikasi dan koordinasi yang cepat dan efektif antara unit-unit dan operasi global. Teknologi ini juga memfasilitasi relasi bisnis ke bisnis, misalnya antara pemasok dan pelanggan dan meningkatkan kecepatan di mana dengannya inovasi tersebar di seluruh dunia. Dalam era persaingan global, banyak perusahaan malakukan ekspansi ke pasar dunia.

Dalam era pasar bebas dan tingkat persaingan usaha diantara perusahaan-perusahaan yang semakin ketat, mengakibatkan perusahaan dituntut untuk meningkatkatkan strategi keunggulan usahanya. Strategi ini dapat dicapai baik dengan memperbaiki kondisi internal perusahaan , yaitu dengan memperbaiki strategi pengelolaan, dengan penekanan pada market for product, focus, pangsa pasar dan laba, maupun dengan melakukan ekspansi eksternal. Ekpansi dapat dilakukan di pasar dalam negri maupun internasional/ pasar dunia.

Sejumlah BUMN saat ini melakukan ekspansi ke pasar ASEAN dan bahkan ke luar ASEAN. Beberapa perusahaan BUMN seperti Dirgantara Indonesia, Garuda, Pindad, Wika, PLN, Semen Indonesia, Pupuk Indonesia, Pertamina, Kimia Farma, dan Telkom secara agresif mampu berekspansi di pasar internasional. lalu. Bahkan dorongan untuk terus berekspansi ke sejumlah negara tetangga seperti Papua Nugini dan Timor Leste juga tengah dijajaki. Meskipun terbilang terlambat untuk go international dibandingkan BUMN Singapura dan Malaysia, langkah BUMN kita yang telah berani berekspansi ke ASEAN perlu diapresiasi. Secara internal, BUMN nasional yang berekspansi ke luar negeri juga lebih memiliki kemampuan dalam sistem kontrol, pengawasan, sistem insentif, dan sistem operasi perusahaan yang jauh lebih kompleks demi memastikan kinerja operasi perusahaan berjalan baik.

Dalam implementasinya ada berbagai inovasi yang dikembangkan oleh BUMN untuk bisa masuk ke dalam bisnis global. Menjalin kemitraan dengan perusahaan sejenis di luar negeri ini menjadi pilihan srategi yang dilakukan oleh PT Telkom dan PT Semen Indonesia ketika masuk ke bisnis internasional. Khusus untuk PT Telkom, mereka akan masuk ke pasar telekomunikasi di sebuah negara, di mana banyak WNI terdapat di sana.

Lain lagi yang dilakukan oleh Biofarma, produsen vaksin dan serum ini memanfaatkan pengakuan dari badan kesehatan dunia, WHO, untuk dapat melakukan penetrasi ke pasar internasional. Sedangkan PT Pelindo II, lebih menitik beratkan membangun koneksi yang makin terintegrasi antar pelabuhan di Indonesia, melalui konsep Pendulum Nusantara. Melalui konsep ini diharapkan armada pelayaran asing mau singgah di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.

Sementara Garuda Indonesia terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan, sehingga layanan maskapai ini setara dengan maskapai penerbangan internasional lainnya. Sedangkan Pertamina mulai sibuk untuk mengakuisisi sumur-sumur minyak di belahan dunia yang lain, untuk meningkatkan produki dan pengembangan pasar mereka. Bank BNI memanfaatkan klub bola dari English Premier League, yakni club Chelsea. Foto atribut klub sepak bola itu pun ditayangakan pada kartu kredit yang dikeluarkan oleh BNI.

Dalam tulisan ini perusahaan yang dijadikan studi kasus adalah Semen Indonesia dan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk karena kedua BUMN tersebut memiliki karakteristik dalam hal Holding Company. Selain itu Semen Indonesia dan Telkom memiliki pendekatan dalam bentuk menjalin kemitraan dalam perusahaan sejenis diluar negeri.

PEMBAHASAN

—dikosongkan—

 

KESIMPULAN

–dikosongkan

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Firmanzah PhD, 2013. Gelombang Kebangkitan BUMN. Okezone.com

Mellen Chriss, Neela, 2010. Valuation for M&A, Building Value in Private Companies. New Jersey: Wiley.

Yahya, Arief, CEO Message PT Telkom # 45 Emperor of The Region, Accelerating International Expansion

Corporate Strategic Scenario PT Telkom Tahun 2014-2018

BUMN TRACK (13 Agustus 2013), Ekspansi “Merah Putih” Hingga Luar Negeri

http://www.semenindonesia.com