Prosa Pengobat Kesedihan


La Tahzan, adalah salah satu buku favorit saya, saya yakin banyak di antara kita yang telah membaca buku ini. Salah satu hal yang saya sukai hádala prosa dan syair kumpulannya, berikut sedikit dari prosa yang tertulis pada buku La Tahzan.

Hal 90

Sorang penyair berkata,

Banyak mata yang tetap melek dan banyak pula yang tidur

dalam masalah yang mungkin terjadi atau tidak akan terjadi

Tinggalkanlah kesedihan sedapat yang engkau lakukan sebab

jika engkau terus bersedih engkau berubah menjadi gila

Sesungguhnya Rabb yang telah mencukupimu sebelumnya

Dia akan mencukupimu besok dan hari-hari mendatang

Hal 90

Penyair yang lain mengatakan,

Biarkanlah takdir berjalan dengan tali kekangnya

dan janganlah engkau tidur kecuali dengan hati yang bersih

Tak ada di antara kerdipan mata dan meleknya

kecuali Allah kan mengubah dari kondisi ke kondisi lainnya

Hal 104

Ali bin Abi Thalib mengatakan,

Semoga jalan keluar tebuka, semoga

kita bisa mengobati jiwa dengan doa.

Janganlah engkau berputus asa manakala

kecemasan yang menggegam jiwa menimpa

Saat paling dekat dengan jalan keluar adalah

ketika telah terbentur pada putus asa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s