Kami sedang Sibuk (Kering)


Kategori: Puisi bebas
Penulis : Ine Dwiyanti

Mentari kali ini sangat sibuk mencambuki punggungku
menjilatinya hingga hitam ini semakin pekat
Udara kali ini telalu acuh untuk menyapa diri ini
Bahkan dengan sebuah sepoi yang menyibak rambut
Daun-daun terlalu sibuk untuk menyusun dan merangkai diri
kali ini daun sedang melaksanakan perintah batangnya
daun sibuk untuk mengugurkan diri
Awan bahkan tak mau berkumpul
sedikit menanungi kami
Aku sibuk mengacuhkan keadaan
tidak bukan mengacuhkan keadaan
Lebih tepat sibuk untuk mengalihkan pikiran ini
melihat diriku, melihat kamu, melihat jiwa kita
dalam sebuah kekeringan berkepanjangan.
Berharap hujan pada siapa
adakah hujan masih tersisa untuk kami
kami yang telah melupakan
masihkah aku pantas berharap
pada saat janji ini telah banyak dilanggar
Berharap hujan sesaat menghapus aku
Aku yang dulu dan saat ini
Kering.
***
Ine, ditulis saat cuaca mendung (gak nyambung sama puisi)

2 thoughts on “Kami sedang Sibuk (Kering)

  1. duuuuh curhatan bngt.. iyah kering bngt nih ne di sini, kapan gw bisa cabs yaa… hahahah karena berharap hujan di sini mah kayak mimpi di siang bolong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s