Ogi-Ogah Rugi


Cermat berbelanja, membeli apa yang dibutuhkan, pengeluaran life style disesuaikan dengan kemampuan dan pendapatan. Itu beberapa cara yang sering kita dengar dalam pengelolaan keuangan. Ditulisan ini saya tidak akan membahas hal itu, saya akan membahas hal yang mungkin terlihat simpel, tetapi cukup berpengaruh terhadap kepuasaan berbelanja dan kecermatan pengeluaran uang. Tapi peringatan sebelumnya, hal yang akan saya paparkan dibawah tidak akan terlalu berpengaruh terhadap anda jika tahapan cermat berbelanja, membeli apa yang dibutuhkan, penyesuaian pengeluaran life style belum anda lakukan.

Membayar harga yang tidak sesuai dengan kesepakatan, atau membayar melebihi dari apa yang seharusnya kita bayar. Jika ini anda ketahui belakangan setelah anda membeli dan membayar suatu barang atau jasa, maka rasanya seperti dilakukan ”penipuan”, atau bahkan menyalahkan diri sendiri atas keteledoran.

Pernahkah anda melihat struk setelah anda makan direstoran, dan saat dirumah baru terlihat bahwa ada item makanan/ minuman yang tidak terhidang/ tidak anda makan. Pernahkah anda memperhatikan struk belanja supermarket telah sesuai dengan harga pada display? Hal kecil yang mungkin kita sering kita lupakan, akan tetapi jika anda kemudian tersadar saya yakin timbul perasaan ”ketidakrelaan” walau pun akhirnya berusaha ikhlas. Jadi tidak ada salahnya jika anda bersikap ”Ogah Rugi” dan cermat sebelum membayar. Akan berbeda rasanya jika harta kita diambil paksa dengan kita memberikan sesuatu dengan kesadaran dan sukarela. Jadi berikut tips cermat sebelum membayar:

  1. Perhatikan item barang yang dibeli dengan yang tertera pada struk. Dari yang saya alami, hal ini kerap terjadi di restoran, apalagi jika kita makan rame-rame dengan banyak pesanan. Ada baiknya ada seorang diantara kita atau kawan kita yang mengecek ulang struk/ list makanan yang akan dibayar.
  2. Perhatikan penjumlahan. Di era komputerisasi, hampir sebagian besar struk menggunakan print out komputer atau dihitung menggunakan cashier machine, tetapi jangan salah masih banyak juga loh toko ataupun rumah makan yang menggunakan kalkulator untuk menghitung. Walaupun menggunakan mesin bernama kalkulator tetap saja yang menekan tombol angka adalah tangan manusia, jadi bisa jadi harga per item sudah benar, tetapi penjumlahannya adalah salah. Hal ini sering saya alami di rumah makan kelas menengah. Lakukan penjumlahan di luar kepala, untuk memudahkan jumlahkan angka besarannya saja, sehingga anda tahu perkiraan jumlah yang harus dibayar, walau tidak sama persis. Jika sulit menjumlahkan diluar kepala, jangan gengsi untuk meminjam kalkulatornya dan menghitung ulang, Tapi liat antrian dibealkang loh jangan sampai bikin macet panjang.
  3. Ingat harga pada display/ rak pajangan. Tak semua item barang harus anda ingat harganya sesuai dengan harga yang tertera pada display. Ingatlah barang-barang yang menurut anda harganya signifikan. Saya pernah mengalami beberapa kali di supermarket besar, harga pada rak pajangan tidak sesuai dengan harga pada komputer. Jangan ragu untuk melakukan teguran jika anda yakin harganya tidak sesuai dengan harga pada rak. Katakan pada kasir harga yang anda liat dan mintalah pihak supermarket untuk melihat harga di rak pajangan Dari beberapa protes yang saya lakukan hampir sebagian besar dikabulkan sehingga harga diturunkan sesuai dengan harga pada rak. Jika anda salah mengingat/ salah melihat jangan sungkan untuk meminta maaf.
  4. Perhatikan persentase diskon yang didapat. Di toko buku, departement store atau supermarket biasanya mengelompokan barang sesuai dengan persentase diskon. Ingatlah dari tempat mana atau rak sebelah mana anda mengambil barang. Hal yang pernah saya alami saat di toko buku saya diberi diskon yang tidak sesuai. Kasir mengatakan bahwa buku saya mendapat diskon 25%, padahal saya yakin buku saya diambil di jajaran diskon 30%, maka tak ragu saya tunjukkan rak buku dan jejeran buku dengan judul yang sama di tempat diskon 30%.

Hal-hal kecil diatas mungkin tidak terlalu berpengaruh besar terhadap total nilai yang harus kita bayar, akan tetapi daripada menyesal setelah meninggalkan toko, ada baiknya anda lebih cermat dan teliti sebelum membayar. Oia demi ketertiban bersama lakukan peneguran dengan sopan jangan sampai anda mempermalukan pihak penjual atau anda bahkan akan mempermalukan diri sendiri. Berani mencoba?

5 thoughts on “Ogi-Ogah Rugi

  1. Yup bener Ne. Dnah jg punya pengalaman waktu beli tempat minum diskon 25%, trus pas diitung di kasir gak ke diskon.Untung dnah cek dulu struk pmbeliannya. Pernah jg belanja trus uang kembaliannya kurang:( … Emang klo blanja hrs detail jg hehe..

      • Hehe jd inget waktu beli popok bwt si dede d salahsatu swalayan…Selisih harga di rak sama d struk 13rbuan gt, alhmdlh sempat ngecek n komplain (dgn baik2 loh nanyany hehe:) ke bagian informasi dan d kroscek lg sama SPG popokny..dan yah emang beda hargany,jd selisih harga pun dikembalikan lg k sy..Jaman skr emang harus cermat…:)

      • betul-betul bahkan di supermarket besar pun suka terjdi begitu, dulu beli coklat box selisih 20ribuan untung inget harga raknya, dan untungnya lagi petugas supermarketnya fair, jadi uangnya dikembalikan. Hihih bagus2 dina lanjutkan naluri cermatnya sebagai ibu2 mantan auditor hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s