Industri atau Kemanusiaan


Hari ini gw searching seharian tentang kosmetik. Awalnya sih gara2 kepo bikin wajah jadi cerah. Alhasil dari hasil searching di internet gw jadi lebih banyak tau. Nama-nama bahan kosmetik berbahaya, merk kosmetik yang dicurigai berbahaya, skin care yang makin merebak akhir-akhir ini.

Mungkin bisa jadi gw ketakutan berlebih ato ketakutan tak berdasar???Yang jelas rasa ingin tau gw banyak tentang hal ini. Gw gak akan nulis apa aja bahan kosmetik berbahaya, bikin kesehatan kamu jadi gimana, atau bahaya rajin datang ke skincare (which is ada dokter kulitnya). Coba deh search sendiri (pada bisa akses internet kan…xixixixi).

Kesimpulan sementara yang gw dapet yaitu  ngolesin bahan kimia dalm hal ini kosmetik ke kulit badan or ke muka bukan berarti kita bisa santai2 dan lihat efeknya nanti. Ngolesin bahan kimia berbahaya bisa jadi sama bahayanya atau lebih berbahaya dengan minum obat dengan tidak tepat. Terus yang gw heran bahan-bahan berbahaya itu (baik dari kosmetik atau obat yang diminum) bukan hanya karena kita pake sembarangan karena tidak diketahui oleh ahlinya (misal dokter, atau ahli kimia pembuat kosmetik dan obat) terkadang itu hasil rekomendasi atau resep dari para ahli.

Contoh sederhana banyak banget dokter yang dikit-dikit ngasih resep dengan antibiotik, walo kita keluhannya cuma flu atau batuk, malah kadang hal yang cukup penting saat sakit yaitu asupan makanan apa yang sebaiknya dimakan saat sakit dokter jarang ngasih penjelasan, kalo ditanya baru deh jelasin (malah ada juga yang masih males jelasin).

Contoh terkait kosmetik, saat ini skin care atau salon kecantikan yang semakin digandrungi wanita (malah tidak sedikit konsumen pria juga). Skin care atau salon tersebut banyak diantaranya menggandeng dokter kulit. Memang banyak wanita yang terlihat lebih cantik, tapi kenapa juga banyak yang ngeluh dari efek sampingnya, misal efek ketergantungan, atau pemakaian bahan kimia berbahaya yang dalam jangka panjang malah ngerusak kulit dan tubuh.

Bukan bermaksud mendiskreditkan profesi2 yang terlibat disana, cuma mensadarkan diri sendiri bahwa ternyata tuntutan manusia yang tidak pernah puas, semakin menggairahkan industri, terus apakah itu menggerus rasa kemanusiaan yang seharusnya lebih diketahui oleh orang-orang yang berilmu tentang hal tersebut.

Minimal gw dapet pelajaran, yaitu cari tau dulu sebelum kita memutuskan sesuatu, dan bersiaplah dengan konsekuensi atas pilihan kita, karena yang bertanggung jawab atas diri kita ya diri kita sendiri.

Note: maap yah jangan ada profesi yang tersinggung..mungkin hanya segelintir pihak saja…ini cuma pertanyaan gw pribadi yang masih belum ngerti, cuma butuh diskusi…gw  jangan dimarahin yah.Gw yakin masih banyak yang bekerja untuk kemanusiaan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s