EKSPANSI INTERNASIONAL BUMN INDONESIA (Studi Kasus PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk dan PT Semen Indonesia,Tbk)


Penulis: Ine Dwiyanti

Publikasi: Kampiun Telkom, 2014

 

BAB I

LATAR BELAKANG

Suatu perusahaan pada dasarnya berkeinginan untuk menjadi pemimpin atau leader dalam suatu industri yang berkaitan dengan produk yang dihasilkannya. Untuk mencapai keinginan tersebut, dalam Abad 21 ini perusahaan harus berpikir secara global, bukan lagi berkeinginan untuk mengembangkan usaha dalam lingkup domestik dan berpikir untuk menjadi pemimpin pasar (market leadership). Teknologi dan globalisasi bisnis telah menciptakan lingkungan persaingan baru abad ini. Globalisasi dalam bidang ekonomi mempercepat langkah negara-negara yang sebelumnya tertutup bagi perusahaan-perusahaan asing untuk membuka pasar mereka. Saat ini, internet memungkinkan komunikasi dan koordinasi yang cepat dan efektif antara unit-unit dan operasi global. Teknologi ini juga memfasilitasi relasi bisnis ke bisnis, misalnya antara pemasok dan pelanggan dan meningkatkan kecepatan di mana dengannya inovasi tersebar di seluruh dunia. Dalam era persaingan global, banyak perusahaan malakukan ekspansi ke pasar dunia.

Dalam era pasar bebas dan tingkat persaingan usaha diantara perusahaan-perusahaan yang semakin ketat, mengakibatkan perusahaan dituntut untuk meningkatkatkan strategi keunggulan usahanya. Strategi ini dapat dicapai baik dengan memperbaiki kondisi internal perusahaan , yaitu dengan memperbaiki strategi pengelolaan, dengan penekanan pada market for product, focus, pangsa pasar dan laba, maupun dengan melakukan ekspansi eksternal. Ekpansi dapat dilakukan di pasar dalam negri maupun internasional/ pasar dunia.

Sejumlah BUMN saat ini melakukan ekspansi ke pasar ASEAN dan bahkan ke luar ASEAN. Beberapa perusahaan BUMN seperti Dirgantara Indonesia, Garuda, Pindad, Wika, PLN, Semen Indonesia, Pupuk Indonesia, Pertamina, Kimia Farma, dan Telkom secara agresif mampu berekspansi di pasar internasional. lalu. Bahkan dorongan untuk terus berekspansi ke sejumlah negara tetangga seperti Papua Nugini dan Timor Leste juga tengah dijajaki. Meskipun terbilang terlambat untuk go international dibandingkan BUMN Singapura dan Malaysia, langkah BUMN kita yang telah berani berekspansi ke ASEAN perlu diapresiasi. Secara internal, BUMN nasional yang berekspansi ke luar negeri juga lebih memiliki kemampuan dalam sistem kontrol, pengawasan, sistem insentif, dan sistem operasi perusahaan yang jauh lebih kompleks demi memastikan kinerja operasi perusahaan berjalan baik.

Dalam implementasinya ada berbagai inovasi yang dikembangkan oleh BUMN untuk bisa masuk ke dalam bisnis global. Menjalin kemitraan dengan perusahaan sejenis di luar negeri ini menjadi pilihan srategi yang dilakukan oleh PT Telkom dan PT Semen Indonesia ketika masuk ke bisnis internasional. Khusus untuk PT Telkom, mereka akan masuk ke pasar telekomunikasi di sebuah negara, di mana banyak WNI terdapat di sana.

Lain lagi yang dilakukan oleh Biofarma, produsen vaksin dan serum ini memanfaatkan pengakuan dari badan kesehatan dunia, WHO, untuk dapat melakukan penetrasi ke pasar internasional. Sedangkan PT Pelindo II, lebih menitik beratkan membangun koneksi yang makin terintegrasi antar pelabuhan di Indonesia, melalui konsep Pendulum Nusantara. Melalui konsep ini diharapkan armada pelayaran asing mau singgah di pelabuhan-pelabuhan Indonesia.

Sementara Garuda Indonesia terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan, sehingga layanan maskapai ini setara dengan maskapai penerbangan internasional lainnya. Sedangkan Pertamina mulai sibuk untuk mengakuisisi sumur-sumur minyak di belahan dunia yang lain, untuk meningkatkan produki dan pengembangan pasar mereka. Bank BNI memanfaatkan klub bola dari English Premier League, yakni club Chelsea. Foto atribut klub sepak bola itu pun ditayangakan pada kartu kredit yang dikeluarkan oleh BNI.

Dalam tulisan ini perusahaan yang dijadikan studi kasus adalah Semen Indonesia dan PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk karena kedua BUMN tersebut memiliki karakteristik dalam hal Holding Company. Selain itu Semen Indonesia dan Telkom memiliki pendekatan dalam bentuk menjalin kemitraan dalam perusahaan sejenis diluar negeri.

PEMBAHASAN

—dikosongkan—

 

KESIMPULAN

–dikosongkan

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Firmanzah PhD, 2013. Gelombang Kebangkitan BUMN. Okezone.com

Mellen Chriss, Neela, 2010. Valuation for M&A, Building Value in Private Companies. New Jersey: Wiley.

Yahya, Arief, CEO Message PT Telkom # 45 Emperor of The Region, Accelerating International Expansion

Corporate Strategic Scenario PT Telkom Tahun 2014-2018

BUMN TRACK (13 Agustus 2013), Ekspansi “Merah Putih” Hingga Luar Negeri

http://www.semenindonesia.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s